Saturday, 28 January 2017

PEMUDA MUHAMMADIYAH WERU "BIKIN ULAH"


Weru, PCPM Weru - Hari ini (Sabtu, 28 Januari 2017) Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Weru membuat ulah, tentunya ulah yang dibuat PCPM Weru dalam hal yang positif. Apakah ulah yang dimaksud? 

Ulah tersebut adalah kegiatan bersih Masjid, yang dilaksanakan di Masjid Al Ihsan Desa Grogol Kecamatan Weru, dibantu oleh Pemuda Ranting Grogol. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin dari Bidang Kesehatan dan Lingkungan PCPM Weru yang di koordinasi Ikhwan Teguh Kurniawan. Beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Pemuda Muhammadiyah Weru terhadap Masjid. Hal tersebut dimaksudkan bukan hanya sekedar bersih saja tetapi juga mengajak pemuda di wilayah Weru khususnya serta Para Pemuda Muslim pada umumnya untuk cinta terhadap Masjid.
Kegiatan ini merupakan Awal dari agenda yang akan dilaksanakan setiap bulannya oleh Pemuda Muhammadiyah Weru. Dalam penyelenggaraan yang pertama ini masih banyak terdapat kekurangan yang akan menjadi bahan perbaikan untuk kegiatan serupa pada bulan Februari mendatang. Walau demikian kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari warga sekitar, terutama jamaah Masjid Al Ihsan Grogol. "Mathur Nuwun Mas Pemuda, mugi-mugi kegiatannya lancar terus" tutur salah satu Warga. Kami juga mengucapakan terima kasih kepada Warga yang telah membantu atas terlaksananya acara ini, semoga apa yang telah kami lakukan dapat membantu walau masih banyak kekurangan.

Berikut Foto Dokumentasi :















Monday, 23 January 2017

KETUM PP PEMUDA MUHAMMADIYAH : KOKAM JANGAN ANARKIS

Yth.
Sahabat Kokam Pemuda Muhammadiyah diseluruh Indonesia.

Assallamuallaikum Wr. Wb

Sahabat Ku semua, saat Ini upaya memecah Belah umat Islam, memecah Belah dan saling membenci sesama rakyat Indonesia, massif terjadi.

Satu kelompok Islam dengan kelompok Islam yang lain berusaha saling dibenturkan, satu kelompok disanjung sebagai kelompok Islam yang Toleran, kelompok Islam yang lain dituduh antitoleransi dan ancaman bagi NKRI, bak Hama yang harus dibrantas dan dibersihkan.

Sepemahaman saya, Toleransi dibangun dengan dialog, bukan menyerang dan mengancam dengan cara-cara yang anarkis, maka saya tidak membenarkan kader Kokam melakukan cara-cara yang diluar keadaban hukum, dan merusak semangat rawat Toleransi, siapa pun boleh memproduksi gagasan di Republik Indonesia yang Merdeka Ini, bila kita tidak bersepakat dengan pemikiran dan Gagasan mereka, maka berdialoglah, berdiskusilah, ungkapkan, tulis Gagasan sahabat ku sekalian, jangan pernah menghakimi Apalagi anarkis terhadap pemikiran kelompok lain, selama kita berbeda dalam Ranah gagasan, itu SAH, dan Dialog Unlock. Jadi, sahabat bergembiralah dalam dialog menpertemukan perbedaan-perbedaan yang ada. Dan, Kokam harus ikut memastikan kemerdekaan memproduksi gagasan dan pemikiran itu dilindungi, karena itu adalah perintah Agama dan UUD kita.

Sahabat semua pasti paham, Sejak kapan upaya adu domba, pecah belah Ini dilakukan secara massif, dan akan terus dilakukan demi memuaskan hasrat berkuasa mereka yang rakus. Maka, sahabat Kokam Pemuda Muhammadiyah seluruh Indonesia, Tetap lah bertindak sesuai hukum yang berlaku, jaga keadaban publik dan jangan pernah mau di provokasi dengan isu-isu yang menghendaki Kokam berlaku anarkis menyerang dan menegasikan saudara-saudara sesama Muslim, sesama umat beragama, sesama Rakyat Indonesia.

Saling membantu lah sahabat sekalian dan terus ingat Trilogi Kokam Pemuda Muhammadiyah .

Jaga Ukhuwah Islamiyah, Kawal Pancasila-NKRI, Gembirakan Kemanusiaan.

Fastabiqul Khoirot

Dahnil Anzar Simanjuntak
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.


Thursday, 12 January 2017

Sehat Jasmani dan Rohani

Weru, PCPM - Di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat. Kalimat itu menggambarkan betapa pentingnya olahraga dalam kehidupan kita. Olahraga saat ini menjadi suatu kebutuhan bagi setiap insan. Baik tua, muda, bahkan anak-anak pasti melakukan olahraga. 


Pemuda Muhammadiyah Weru melalui bidang Olahraga telah mengadakan agenda rutin futsal setiap Rabu (malam kamis)  pukul 20.00 WIB di GOR WIJAYA Karangwuni. Kegiatan rutin ini bertujuan untuk membangun fisik serta mental para pemuda. Selain tujuan tersebut di atas kegiatan ini juga sebagai wadah Kaderisasi Pemuda Muhammadiyah di Kecamatan Weru, mulai dari olahraga yang digemari anak muda pada masa kini kami mulai mengenalkan tentang apa itu Pemuda Muhammadiyah. 


Diharapkan dengan adanya kegiatan ini menjadikan pemuda untuk memperkuat jasmani. Tentu bukan jasmani saja yang diperkuat melainkan juga Rohani dengan mengajak mengikuti kajian rutin yang diadakan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weru. 



Wednesday, 11 January 2017

MEMBANGUN PERCAYA DIRI

Pernah gugup saat menjadi petugas upacara? Upacara bendera di MTs Muhammadiyah Sangen dilakukan setiap hari Senin ,upacara bendera bagi kami adalah perwujudan rasa cinta dan bangga kami terhadap negara kesatuan Republik Indonesia, maka kami menanamkan jiwa jiwa nasionalisme tidak hanya di teori pelajaran saja namun pada hal praktik agar para siswa dapat langsung menerima arti dari Nasionalisme tersebut. 
MTs Muhammadiyah Sangen adalah sekolah yang berbasis agama Islam yang mana nilai nilai akhlak dan karakter keislaman yang kami unggulkan. Nah dari uraian di atas bahwa upacara bagi petugas yang melaksanakannya adalah suatu hal yang sangat penting karena selain di lihat para peserta upacara setiap gerakan kita yang paling mendasar sebenarnya rasa kebanggaan menjadi petugas upacara bendera yang mana kita harus benar benar menjaga ke khidmatan atau ketenangan suasana yang penting, maka terkadang sikap itulah yang menjadikan rasa berlebih kita muncul yang berubah menjadi gugup, bukan karena tidak percaya diri namun karena sikap yang berlebih tersebut. Terkadang tidak hanya siswa yang ketika upacara bendera gugup tapi banyak juga Bapak dan Ibu guru melakukan hal tersebut. Maka kita juga selalu berlatih tidak hanya melatih saja, tidak hanya mengajar saja tapi juga belajar.

Tuesday, 10 January 2017

AHOK MENGAKU KENAL DEKAT DENGAN KETUA UMUM PP PEMUDA MUHAMMADIYAH

Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketum PP Pemuda Muhammadiyah)

Terkait dengan pernyataan Ahok didalam persidangan hari Ini di Pengadilan"
Pertama. Dekat dengan saya dan bisa berkomunikasi Langsung dengan saya, serta mempertanyakan kenapa Pemuda Muhammadiyah melalui Pedri Kasman harus lapor Ahok ke Polisi?
Kedua. Ahok Mengaku bahwa dia pernah dinobatkan sebagai model Gubernur yang Antikorupsi oleh Madrasah Antikorupsi dan Pemuda Muhammadiyah beberapa waktu yang lalu?
Saya ingin menjawab dan menjelaskan sebagai berikut;
1. Saya merasa Terhormat Ahok mengaku Kenal baik dengan saya sama seperti dia mengaku Kenal baik dengan Buya Syafii Ma'arif. Jauh sebelum pernyataan Ahok terkait dengan Surat Al Maidah 51, saya dan kawan-kawan masyarakat Sipil kagum dengan keberanian ahok melawan dugaan praktek rente dan bancakan APBD DKI yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD dan Birokrasi DKI Jakarta, keberanian seperti itu jarang ditunjukkan oleh beberapa kepala daerah yang ada di Indonesia, sehingga sebagai Penggiat Antikorupsi saya beberapa kali bertemu dengan Ahok bersama kawan-kawan Penggiat Antikorupsi lainnya. Bahkan, Ahok kami undang ke acara Diskusi Rutin Madrasah Antikorupsi di Menteng Raya 62 dua tahun lalu tepatnya tanggal 12 April 2015, dalam beberapa kesempatan saya ikut memberikan pandangan di media terkait dengan sikap ahok melawan DPRD Bersangkutan dengan Kasus UPS. Bahkan, saya seringkali menasehati ahok terkait dengan ucapan-ucapan kasar dia di beberapa media seperti Kompas TV, saat itu, yang bagi saya adalah sikap Niradab.
Nasihat-Nasihat agar Ahok lebih baik selalu saya sampaikan melalui Pesan WhatsApp. Namun, Pesan-Pesan Nasihat dan Komunikasi dengan Ahok Langsung tidak lagi saya lakukan secara intens Ketika saya Sadar Ahok Tetap terus melakukan kebijakan yang tidak berpihak membela kaum miskin melalui penggusuran Secara massif dan muncul berita Indikasi dugaan korupsi pada Kasus Reklamasi dan Rumah Sakit Sumber Waras yang diduga melibatkan banyak pihak, juga ketika KPK meminta keterangan Ahok terkait kedua Kasus tersebut, serta dugaan potensi korupsi pada diskresi yang dibuat Ahok seperti banyak diulas media seperti Tempo.
Jadi, tidak ada kaitannya, Kedekatan saya dengan Ahok dengan pelaporan Polisi terhadap ahok terkait dengan Kasus penistaan Agama yang dilakukan Ahok, justru seharusnya Ahok Sudah mendengarkan dan mengikuti nasihat yang kami sampaikan terkait dengan ucapan-ucapan yang tidak pantas disampaikan yang Niradab tersebut.
Apa yang dilaporkan Pedri Kasman adalah mandat dari saya sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah jadi keliru bila ahok menyerang Pedri tidak mewakili Pemuda Muhammadiyah.
Kedua. Pemuda Muhammadiyah pernah mengundang saudara Ahok Dalam Diskusi Madrasah Antikorupsi di Menteng Raya 62, dua tahun lalu, tepatnya tanggal 12 April 2015, bersama Walikota Cilegon Iman Aryadi, Koordinator ICW Ade Irawan dan saya sendiri sebagai Pembicara saat itu, namun Pemuda Muhammadiyah melalui Madrasah Antikorupsi yang berkomitmen merawat Budaya antikorupsi melalui pendidikan Antikorupsi untuk kaum muda, tidak pernah menobatkan secara resmi Ahok sebagai tokoh atau kepala daerah yang pantas menjadi model Antikorupsi seperti yang disampaikan oleh saudara Ahok, saya hanya menyampaikan kepala daerah perlu mencontoh Ahok terkait dengan keberanian melawan potensi korupsi yang mungkin dilakukan oleh DPRD pada saat itu terkait dengan Kasus UPS, walaupun pada akhirnya saya dan kawan-kawan Madrasah Antikorupsi merasa terkecoh dengan model pencitraan Ahok, alhamdullilah saya dan kawan-kawan masyarakat sipil antikorupsi diingatkan oleh banyak pihak terkait Ini, sehingga kami sama sekali tidak berkenan lagi menghubungkan ahok dengan komitmen Antikorupsi karena kami nilai faktanya justru sebaliknya. Jadi, bagi kami, Pemuda Muhammadiyah dan Madrasah Antikorupsi, saat Ini Ahok sama sekali bukan model kepala daerah yang Antikorupsi.
Nah, terkait dengan dua pernyataan Ahok Di atas semuanya tidak ada Kaitannya dengan pelaporan penistaan Agama yang dilakukan oleh Ahok, yang diwakili pelaporannya oleh Pedri Kasman yang mewakili Pemuda Muhammadiyah secara resmi.
Salam
Dahnil Anzar Simanjuntak
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

Sunday, 8 January 2017

WARGA MUHAMMADIYAH RANTING KRAJAN GELAR GERAKAN SUBUH BERJAMAAH

Krajan, PRM Krajan - Warga Muhammadiyah Krajan menggelar Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Al Hidayah Sangen, Krajan, Weru. Kegiatan ini melanjutkan kegiatan sebelumnya yang sudah dimulai pada 12 Januari 2016 dan akan di gelar rutin setiap Bulannya.
Pada gelaran Sholat subuh berjamaah hari ini diisi tausiyah yang disampaikan Ustadz Mariyono dari Cawas, Klaten. Kegiatan Sholat Subuh ini bertujuan untuk membangun semangat sholat berjamaah 5 waktu di Masjid.
Dalam isiannya hari ini Ustadz Mariyono mengatakan bahwa ciri orang yang dikatakan beriman ada 6. Apa saja 6 hal itu? Yaitu: Sholat berjamaah di Masjid, Menjenguk Orang Sakit, Dekat dengan Jenazah, Betah di Rumah, Dekat dengan Pemimpin yang adil, dan berada di medan berjihad.

Friday, 6 January 2017

ALAKATAK

Weru, Kominfo PCPM Weru - Setiap daerah mempunyai sesuatu yang khas dan unik, mulai dari souvenir sampai kuliner. Weru mempunyai makanan yang tentunya bikin kangen, Alakatak namanya. Makanan ini hanya ada di Kecamatan Weru dan beberapa daerah di sekitrnya.Selain di daerah tersebut tentu akan sulit menemukan Makanan yang satu ini, ya ALAKATAK. Namun ada beberapa tempat disekitar Weru yang menyajikan makanan ini seperti, Semin (Gunung Kidul, DIY), Manyaran (Wonogiri). Alakatak sangat mudah didapat di pasar Tradisional di Kecamatan Weru, setiap pasar pasti ada penjual yang menjajakan makanan satu ini.
Bagi yang belum pernah merasakan kenikmatan alakatak pasti akan merasa "sedikit jijik" karena tampilan dari alakatak. Tapi kalau sudah tahu rasanya dijamin bikin kangen kalau sudah meninggalkan Weru. Bisa dibuktikan saat musim Mudik tiba, saat Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk membuktikan Bagaimana Alakatak begitu disukai oleh banyak orang.
Makanan yang penyajiannya dibungkus dengan daun jati ini ini Terbuat dari Tempe yang berbahan dasar bengok dan Mie Pentil. Rasa khasnya membuat yang jauh pasti selalu kangen untuk memakannya. Selain rasa yang enak dan guriih Alakatak juga sangat terjangkau, bisanya penjual tidak mematok tarif, tetapi biasanya Rp500,00 - Rp1000,00 per bungkus. Cukup Murah Bukan? Kalau sudah sampai Weru jangan lewatkan menikmati kudapan yang satu ini. Jika anda tertarik silakan berburu alakatak setiap hari di Pasar tradisional yang ada di Weru.


Thursday, 5 January 2017

BIAYA STNK-BPKB NAIK


Indonesia, Kominfo PCPM Weru - Beberapa jam lagi Biaya pembuatan STNK-BPKB dan sejenisnya Resmi Naik tiga kali lipat dari sebelumnya. Melalui Kepolisian Republik Indonesia Pemerintah akan menerapkan tarif baru untuk pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serentak di seluruh Indonesia pada 6 Januari 2017.
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 adalah dasar naiknya biaya tersebut. Keputusan tersebut tentunya akan menjadi perbincangan masyarakat luas karena tentu saja semakin membuat berat beban yang akan ditanggung masyarakat. 
Perbandingan Tarif lama dan Tarif Baru
Pemerintah tentunya punya alasan atas kebijakan yang tidak populer tersebut, namun kami rasa keputusan tersebut merupakan hal yang kurang tepat. Masih banyak Masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya, jika dilihat dari harga bahan pokok saat ini sudaah cukup membuat masyarakat tercekik. Apalagi ditambah kenaikan Tarif STNK dan BPKB tersebut yang mencapai 300%.
Tentunya Kami berharap kebijakan ini perlu direvisi, dan jika ini tetap diberlakukan Kami berharap pelayanan semakin baik dan cepat supaya tidak ada kekecewaan yang nantinya timbul di Masyarakat luas.


Sunday, 1 January 2017

PEMUDA MUHAMMADIYAH WERU BERSIH MASJID

Gambar Ilustrasi
Weru, PCPM Kesling - Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan Ikhwan Teguh Kurniawan menjelaskan bahwa bidangnya akan mengadakan program Bersih Masjid di Seluruh Ranting yang berada di Cabang Weru Sukoharjo. Beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Pemuda Muhammadiyah Weru terhadap Masjid. Hal tersebut dimaksudkan bukan hanya sekedar bersih saja tetapi juga mengajak pemuda di wilayah Weru khususnya serta Para Pemuda Muslim pada umumnya untuk cinta terhadap Masjid.
Gambar Ilustrasi

Kegiatan Bersih Masjid ini akan dimulai pada bulan Januari 2017, dan akan rutin diadakan setiap bulannya. Pemuda Muhammadiyah Weru berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi dengan setiap Kaum Muslimin di seeluruh Kecamatan Weru.
Ilustrasi diambil dari acara Muscab PCM Weru

Nantinya kegiatan tersebut akan diikuti oleh seluruh anggota PCPM Weru yang saat ini diketuai Oleh Ikhwan Sukron Al Fathoni,ST. Beliau berharap dapat menjalin Ukhuwah pada setiap lini kehidupan yang ada pada Masyarakat. 

PEMUDA MUHAMMADlYAH


SPIRIT MUHAMMADIYAH senantiasa mengilhami setiap organisasi otonom di lingkungan Muhammadiyah. Demikian pula hatnya dengan Pemuda Muhammadiyah, yang lahir dengan semangat yang sama dengan berdirinya Muhammadiyah, yaitu semangat untuk membangungenerasi yang  tangguh untuk masa mendatang. Sebagai salah satu organisasi otonom tertua di lingkungan  Muhammadiyah (berdiri 2 Mei 1932),Pemuda Muhammadiyah hadir sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah.
Visi:
Mempersiapkan kader dan generasi muda  Indonesia untuk siap menghadapi tantangan masa depan yang lebih beragam, penuh dinamika dan  berbagai kepentingan datam rangka mencapai maksud dan tujuan Pemuda Muhammadiyah.
Misi:
Menjadikan gerakan dakwah amar ma'ruf nahi  mungkar, gerakan keilmuan, gerakan sosialkemasyarakatan dan gerakan kewirausahaan sebagai tumpuan kegiatan dengan memahami  setiap persoalan yang timbut dan kebutuhan lingkungan dimana Pemuda Muhammadiyah melakukan amal karya nyatanya.

Prinsip Dasar Organisasi
Pemuda Muhammadiyah adatah organisasi otonom di lingkungan Muhammadiyah yang merupakan gerakan dakwah Islam amar ma'ruf nahi mungkar di kalangan pemuda, beraqidah Islam, dan bersumber pada al-Quran dan Sunnah Rasul. Organisasi ini didirikan dengan maksud dan tujuan untuk menghimpun, membina, dan menggerakkan potensi Pemuda Islam serta meningkatkan perannya sebagai kader untuk mencapai tujuan Muhammadiyah.
Pencapaian maksud dan tujuan tersebutdilakukan dengan upaya-upaya sebagai berikut:
  1. Meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah  Subhanahu Wa ta'ala.
  2. Memperdalam ilmu, memperluas pengetahuan dan meningkatan kecerdasan  serta mengamatkan sesuai dengan ajaran Islam.
  3. Memperdalam dan meningkatkan pemahaman  Agama Islam.
  4. Menyelenggarakan dan meningkatkan mutu pendidikan kader.
  5. Mengadakan dakwah di kalangan pemuda dan remaja.
  6. Meningkatkan fungsi dan peran pemuda Muhammadiyah sebagai kader Muhammadiyah, kader umat Islam, dan kader bangsa.
  7. Memasyarakatkan dan meningkatkan kegiatan olahraga sebagai sarana dakwah Islamiyah.
  8. Menumbuhkan dan mengembangkan seni budaya yang bernafaskan Islam.
  9. Menggembirakan beramal yang diridhai Allah dan hidup tolong-menolong (ta'awun) dalam ukhuwah Islamiyah.
  10. Usaha-usaha lain yang tidak menyalahi tujuan.

Jaringan Struktural
Susunan organisasi Pemuda Muhammadiyah dibuat secara berjenjang dari tingkat Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah, Pimpinan Cabang, dan tingkat Ranting. Pimpinan Pusat adalah kesatuan wilayah-wilayah dalam ruang lingkup nasional. Pimpinan Wilayah adalah kesatuan daerah-daerah dalam tingkat propinsi atau daerah tingkat I. Pimpinan Daerah adalah kesatuan cabang- cabang dalam tingkat kabupaten/kotamadia atau daerah tingkat II. Sedangkan Pimpinan Cabang adalah kesatuan ranting-ranting dalam satu tempat tertentu (setingkat kecamatan). Pimpinan Ranting adalah kesatuan anggota-anggota datam satu tempat tertentu (setingkat desa). Saat ini, Pemuda Muhammadiyah telah menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

GARIS-GARIS BESAR HALUAN GERAKAN
GBHG adalah serangkaian strategi yang mungkin dan memungkinkan untuk dilakukan dengan penjabaran program yang lebih realistis, dan tentunya memiliki daya dukung yang memadai. Oleh karenanya, improvisasi, kreatifitas  dan penyesuaian atas kondisi masing-masing sangatlah mungkin dan terkadang harus dilakukan. Dalam kaitan itulah maka dapat dirumuskan 5 (lima) pondasi utama untuk dijadikan koridor penting sebagai batasan pijakan bersama untuk mencapai tujuan kemajuan Pemuda Muhammadiyah, yaitu; Pondasi pertama, Tauhid. Aqidah ini penting sekali sebagai dasar gerakan kita. Jika keyakinan kita temah, maka akan sangat rapuh gerakan Pemuda Muhammadiyah. Sesuai dengan surat Al- Ankabut (19:41); "Perumpamaan orang-orang yang mengambil perlindungan-perlindungan selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba, kalau mereka mengerti".
Pondasi kedua, adatah sistem moral yang benar berdasarkan wahyu illahi. Kita sering membaca surat Al-Baqarah (12:185); yang menyatakan bahwa Al-Quran itu sebagai hudallinnas (petunjuk bagi ummat manusia). Kemudian berisi keterangan (explanation) dan pembeda, yakni the distingtion between good and evil. Jadi selain tauhid kita bangun juga sistem nilai moral yang benar.
Pondasi ketiga, adalah faith and action atau  action base on faith. Jadi melakukan amal sholeh sebanyak-banyaknya yang didasarkan pada aqidah serta nilai-nilai moral yang benar, sehingga amal itu tidak hampa. Tujuan amat itu menjadi jelas arahnya.
Pondasi keempat, adatah Keadilan. Keadilan ini merupakan perintah pertama dalam Al-Quran. Innallah ya'muru bil 'adl wal ihsan, yakni agama keadilan. Karena memang begitu jelas benang meraih keadilan itu dalam konsep agama Islam. Jadi keaditan harus ada keseimbangan yang semetris. Semua orang mendapat apa yang menjadi haknya dan bagi semua orang itu diminta apa yang menjadi kewajibannya. Pemuda Muhammadiyah berusaha membangun masyarakat yang tidak diskriminatif atau abau dende (pilih kasih).
Pondasi kelima, adalah memiliki kecenderungan yang kuat untuk tidak putus-putusnya mengem bangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dalam banyak tinjauan Al-Quran dan Al-Sunnah ilmu pengetahuan itu merupakan salah satu kunci pembangunan kehidupan menuju sejahtera tidak hanya di bumi tapi juga di akherat.
Program Kerja Bidang Pengembangan Organisasi dan Sistem Informasi Manajemen
  1.  Melakukan pemberdayaan organisasi dengan mengintensifkan gerakan Pemuda Muhammadiyah mulai ranting, cabang, daerah, wilayah hingga pusat sendiri melalui perumusan tugas dan pokok-pokok kegiatan yang harus dikerjakan pada masing-masing level secara jetas, terarah dan menjadi jaringan yang terkontrol, terpantau dan dapat dievaluasi.
  2. Meningkatkan kualitas manajemen organisasi yang efisien dan efektif
  3. Membangun jaringan internal Pemuda Muhammadiyah pada semua tingkat pimpinan agar mampu melakukan kerjasama untuk memperkuat konsolidasi organisasi.
  4. Melakukan inventarisasi dan mengupayakan adanya pengembangan pimpinan khususnya di tingkat cabang dan ranting di semua kecamatan dan desa/ kelurahan, khususnya daerah pemekaran.
  5. Mengembangkan komunikasi dengan memanfaatkan teknologi informasi di seluruh daerah.
  6. Melaksanakan koordinasi, konsolidasi dan komunikasi terstruktur dengan semua ortom,  majelis, lembaga dan amal usaba dilingkungan  persyarikatan khususnya berkaitan dengan  penataan organisasi dan sistem informasi  bersama.
  7.  Mengadakan turba dan pembinaan minimal  untuk satu tingkatan pimpinan dibawahnya yang harus dilakukan sedikit-dikitnya satu kali dalam satu periode
  8. Melaksanakan dan menggalakkan pengajian pimpinan pada semua tingkatan
  9. Melakukan pendataan keberadaan pimpinan, jumlah kader maupun aset PemudaMuhammadiyah mulai pusat hingga ranting yang dapat dipertanggung jawabkan
  10. Membangun jati diri Pemuda Muhammadiyah dari sesuatu yang sederhana seperti mampu menghafal lagu mars Pemuda Muhammadiyah, suka menggunakanatribut Pemuda Muhammadiyah, atau tertib administrasi dan sebagainya, disamping hal-hat lain yang bersifat ideologis, filisofis maupun semangat kejuangan lainnya.
  11. Membangun sistem keuangan yang transparan dan akuntable.
  12. Membangun sistem informasi menejemen (SIM) yang baku atau standar, efektif dan mampu dilaksanakan hingga jenjang pimpinan ranting. 
Program Kerja Bidang Dakwah dan Pengkajian Agama/Masyarakat
  1. Melakukan kajian masalah-masalah pemikiran ke-Islaman dan kemasyarakatan dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai  Islam yang mampu diaktulisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan  bernegara.
  2. Melakukan upaya-upaya yang intensif bagi kaderisasi calon muballigh dan juru dakwah melalui aneka kegiatan baik dilakukan mandiri maupun bekerja sama dengan pihak lain.
  3. Mengkaji kembali metodologi dakwah Islam Pemuda Muhammadiyah untuk kalangan Pemuda khususnya pendekatan dakwah jama'ah dengan mengingat realitas Ranting sebagai ujung tombak gerakan Pemuda Muhammadiyah.
  4. Mampu menemukan pola pengembangan dan model gerakan dakwah jama'ah yang efektif dan efisien bagi gerakan Pemuda Muhammadiyah menuju masyarakat Madani.
  5. Melakukan kerjasama untuk memungkinkan mendirikan jaringan radio komunitas Pemuda Muhammadiyah dan mengfungsikan web site untuk media dakwah Pemuda Muhammadiyah.
  6. Memperkaya kepustakaan dan informasi hasit kajian dakwah tertulis baik media cetak maupun elektronik dari buku sampai CD.
  7. Menyusun pedoman menghadapi gejala-gejala pemurtadan.
  8. Membuat peta dakwah, kompetensi dakwah dan tantangan dakwah di setiap daerah.
  9. Melakukan kerjasama dengan berbagai kalangan untuk memberi kesempatan kepada kader-kader Pemuda Muhammadiyah diberi kesempatan belajar, magang ataupun kursus dalam upaya mencetak kader ulama atau pemikir bidang ke-Islaman.
Program Kerja Bidang Kader dan, Pengembangan Sumber Daya Insani
  1. Merevitalisasi fungsi perkaderan dengan optimalisasi pelaksanaan program perkaderan formal untuk pimpinan dan anggota dengan menyelenggarakan Pelatihan Instruktur secara berjenjang, untuk tingkat pusat sekurang kurangnya 3 kali dalam satu periode.
  2. Menguji dan mensosialisasikan modul, model dan sistem perkaderan yang telah ada dengan sekaligus mengevaluasi keutamaan dan kelemahannya.
  3. Menjadikan keikutsertaan jenjang perkaderan sebagai salah satu tolak ukur seseorang mampu menduduki jabatan pimpinan sesuai tingkatannya untuk menjamin terjadinya budaya perkaderan yang intensif, berjenjang dan berkualitas di     lingkunganPemuda Muhammadiyah.
  4. Meningkatkan pembinaan anggota dengan menanamkan pemahaman yang intensif mengenai prinsip-prinsip gerakan seperti mengenal persyarikatan Muhammadiyah dengan segala permasalahnya, mengenal prinsip-prinsip perjuangan Pemuda Muhammadiyah dan sebagainya.
  5. Bekerjasama dengan berbagai pihak untuk membentuk forum kajian tematik bagi pengembangan kader.
  6. Melakukan koordinasi kaderisasi dengan ortom-ortom yang ada pada setiap jenjang, serta mengupayakan transformasi kader dengan banyak melibatkan dan member pengalaman yang proporsional kepada kader samping asal AMM dalam berbagai aktivitas.
  7. Pemetaan sumberdayainsani yang dimiliki Pemuda Muhammadiyah pada semua lini organisasi, khususnya alumni Pemuda Muhammadiyah yang  bertebaran di banyak tempat.
  8. Mengokohkan sitaturrahim alumni Pemuda Muhammadiyah sebagai bagian dari pengembangan kader pada berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.

Program Kerja Bidang Pemberdayaan Ekonomi, Koperasi dan Kewirausahaan
  1. Pengembangan program pemberdayaan ekonorni rakyat meliputi pengembangan SDM pelaku ekonomi, pengembangan kewirausahaan dan usaha kecil, koperasi, dan jika mungkin ada Badan Usaha Milik Pemuda Muhammadiyah (BUM-PM) yang benar-banar konkrit dan produktif.
  2. Penggatangan kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan program ekonomi dan kewiraswastaan di lingkungan Pemuda Muhammadiyah.
  3. Melakukan pelatihan-pelatihan dan pilot proyek pengembangan ekonomi kecil dan menengah  baik secara mandiri maupun kerjasama dengan lembaga lain sesuai perencanaan program ekonomi & kewirausahaan.
  4. Sosialisasi berbagaiwacana  model pemberdayaan ekonomi yang didasarkan atas kekuatan sendiri sebagai wujud cita-cita kemandirian ekonomi umat.
  5. Memberikan panduan terhadap usaha-usaha ekonomi datam membangun kekuatan masyarakat kecil (akar rumput) metalui kegiatan-kegiatan ekonomi alternatif.
  6. Membentuk himpunan dan menguatkan jaringan pengusaha Pemuda Muhammadiyah.
  7. Mendorong kader Pemuda Muhammadiyah untuk berani, mampu dan menjadi contoh pemuda mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.
  8. Melakukan upaya-upaya agar tercipta Badan Usaha Ekonomi yang nyata di tingkat wilayah, daerah dan cabang, sebagai sarana penggalian dana dan upaya peningkatan ekonomi kader.

Program Kerja Bidang Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga
  1. Mengadakan kajian dan memberi solusi pemikiran terhadap berbagai isu aktual dan kebijakan pemerintah yang menyangkut kehidupan rakyat banyak.
  2. Membangun sitaturahim yang berkelanjutan antara Pemuda Muhammadiyah dengan intitusi legislatif, eksekutif, yudikatif, ormas dan LSM sebagai upaya menyamakan visi, misi mengawal reformasi pembangunan di segala bidang.
  3. Mensinergikan seluruh potensi kader profesional Pemuda Muhammadiyah, seperti politisi,birokrat, pengusaha dan intelektual untukmengemban misi pencerahan bangsa.
  4. Membentuk posko-posko gerakan anti korupsi dan penyalahgunaan jabatan (abuse of power) dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih (good governance).
  5. Meningkatkan kepekaan kader Pemuda Muhammadiyahterhadap persoalan-persoalan pembangunan dan politik lokal, dalam rangka melakukan social control sekaligus sebagai social support terhadap seluruh proses pembangunan nasional di segala bidang.
  6.  Membangun kekuatan Pemuda Muhammadiyah yang berperan sebagai tenda besar bagi pemuda Islam khususnya dan umat manusia pada umumnya dalam rangka mengemban misi kerahmatan.
  7. Membangun jaringan dengan berbagai elemen masyarakat pada semua tingkatan dalam rangka mendukung tercapainya tujuan Pemuda Muhammadiyah.
  8. Membentuk dan mengembangkan simpul-simpul aksi kepedulian terhadap berbagai persoalan umat menuju kearah kesejahteraan bersama.
  9. Menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga datam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya kader Pemuda Muhammadiyah baik dalam bidang IPTEK maupun organisasi.
  10. Proaktif membangun dan mengembangkan solidaritas umat dan manusia terhadap berbagai persoalan regional dan nasional yang menyangkut ketidakadilan, HAM dan kemanusiaan atau SARA.

Program Kerja Bidang Pengembangan Seni Budaya dan Olah Raga
  1. Mengembangkan apresiasi kesenian, kesusastraan dan obyek pariwisata untuk memperhalus budi dan memanfaatkannya sebagai media da'wah.
  2. Melaksanakan da'wah kultural dengan memanfaatkan budaya daerah setelah mengisi dengan nilai-nilai Islam sehingga tidak bertentangan dengan ajaran tauhid.
  3. Melakukan rasionalisasi dan demitologisasi terhadap cerita-cerita rakyat yang berkembang di masyarakat sehingga menjadi cerita yang Islami dan bersih dari TBK (taglid, bid'ah dan khurafat).
  4. Mengadakan kerjasama dengan berbagai lembaga untuk membantu pementasan seni (drama, musik, dll.) maupun pertombaan olah raga metatui pertunjukan langsung atau lewat media massa sebagai wadah ekspresi diri dan sebagai media da'wah yang berciri Islam modern.
  5. Mengadakan kajian, seminar atau loka karya untuk membahas berbagai aspek dakwah yang mungkin untuk dilakukan metalui media kesenian dan olah raga

Program Kerja Bidang Hukum, HAM dan Advokasi Publik
  1. Melakukan pelatihan advokasi dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum dikalangan Pemuda Muhammadiyah baik masalah kepentingan publik maupun penegakan HAM.
  2. Melakukan kajian bidang hukum berdasar isu-isu nasional maupun regional.
  3. Memberikan kontribusi pemikiran kepada berbagai pihak untuk mendukung tegaknya supremasi hukum.
  4. Memberikan masukan kepada berbagai pihak agar terlaksananya social control dan check and balance antara rakyat dan penguasa, sehingga tegaknya hukum, bukan Negara kekuasaan.
  5. Melakukan upaya-upaya yang sinergi dengan rekan-rekan yang ada di birokrasi maupun legislative untuk melakukan pemantauan,pendampingan maupun pengusulan berbagai produk hukum yang sejalan dengan misi dakwah Pemuda Muhammadiyah.
Program Kerja Bidang Hubungan Luar Negeri
  1. Melakukan kerjasama sesama Pemuda Asean dalam mengembangkan sitaturrahim berbagai usaha-usaba untuk mencapai kemajuan pemuda dalam berbagai bidang.
  2. Membangun kebersamaan diantara tokoh-tokoh Pemuda di dunia internasional, sehingga dapat mengembangkan potensi kader dalam arena internasional
  3. Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak datam rangka melakukan studi lanjut untuk berbagai jenjang, program study dan Negara tujuan.
  4. Menjembatani dialog peradaban dikalangan pemuda Internasional asal Negara-negara berbasis mayoritas penduduk muslim untuk mencermati isu-isu actual tentang pemikiran, gerakan dan pengembangan Islam masa depan.
  5. Bersikap pro-aktif dalam memberikan respon isu-isu actual Internasional, perkembangan dunia Islam dan melakukan upaya-upaya sosialisasi dengan berbagai lembaga internasional dalam rangka meningkatkan dakwah Islam di berbagai kalangan internasional.
  6. Melakukan kerja sama kajian, seminar ataupun kegiatan kemasyarakatan dengan berbagai donor luar negeri dengan menjamin independensi dan kebebasan berdakwah Islamiyah amar makruf nahi mungkar.

Program Kerja Bidang KOKAM dan SAR
  1.  Melakukan restrukturisasi posisi, peran serta, dan jati diri KOKAM/SAR Pemuda Muhammadiyah, khususnya berkaitan dengan berbagai pihak yang berkebutuhan dengan KOKAM/SAR.
  2. Melakukan sosialisasi, recruitment dan pelatihan intensif KOKAM/SAR dalam upaya meningkatkan kesadaran Pemuda Muhammadiyah dalam perjuangan bela Negara dan membantu masyarakat luas.
  3. Membangun jati diri KOKAM/SAR yang kokoh sehingga mampu menjadikan KOKAM/SAR sebagai media dakwah efektif bagi kalangan pemuda maupun pemudi sebagai bagian dari sistem perkaderan Pemuda Muhammadiyah yang komprehensif dan berkesinambungan.
  4. Melakukan kajian intensif bagi pengembangan pola organisasi, pembinaan dan pembiyaan KOKAM/SAR yang variatif, inovatif dan dapat dipertanggung jawabkan.
  5. Melakukan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah atau non pemerintah untuk mempersiapkan KOKAM/SAR sebagai lembaga bantuan gerak cepat, tanggap darurat dan memiliki akselerasi tinggi dalam penanganan bencana, situasi kritis dan pengawatan.

Program Kerja Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup
  1. Mengembangkan program-program pemberdayaan untuk masyarakat yang perduli lingkungan dan kesehatan di masyarakat.
  2. Melakukan advokasi di bidang lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.
  3. Mensinergikan kegiatan bantuan kesehatan dengan dakwah.
  4. Mendorong kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.
  5. Meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengoptimalisasikan peran serta dalam bidang lingkungan hidup, kesehatan dan kesegaran jasmani masyarakat luas.

Sumber : Klik Disini

Muhammadiyah di Kecamatan Weru

Weru - Muhammadiyah adalah salah satu organisasi keagamaan yang paling besar di Indonesia, bahkan Persyarikatan Muhammadiyah merupakan Organisasi Keagamaan yang Pertama berdiri di Nusantara ini. K.H. Ahmad Dahlan adalah pendiri Muhammadiyah pada 8 Dzulhijah 1330 H atau 18 November 1912 di Jogjakarta. 
Pada usia  ke 108/101 tahun ini Muhammadiyah sudah mempunyai perwakilan disetiap Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, bahkan di Kelurahan/Desa. Pada tingkat Provinsi Perwakilannya disebut Pimpinan Wilayah, Kabupaten/Kota disebut Pimpinan Daerah, Kecamatan disebut Pimpinan Cabang, dan Kelurahan/Desa disebut Pimpinan Ranting.
Kecamatan Weru adalah sebuah kecamatan yang berada di Wilayah Sukoharjo Jawa Tengah. Weru merupakan salah satu Kecamatan warga Muhammadiyahnya Besar, kurang lebih ada 50 Amal Usaha Muhammadiyah yang ada di Bawah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weru. 
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weru mempunyai 13 Ranting yang baru saja dilantik pada November 2016 yang lalu. Ranting-ranting tersebut adalah :
  1. Alasombo
  2. Grogol
  3. Jatingarang
  4. Karakan
  5. Karanganyar
  6. Karangmojo
  7. Karangtengah
  8. Karangwuni
  9. Krajan
  10. Ngreco
  11. Tawang
  12. Tegalsari
  13. Weru
Demikian Semoga bermanfaat dan memberikan pengetahuan tetang Muhammadiyah di Kecamatan Weru.